Indonesia U-19 Kandas, Erick Thohir: Jam Terbang Perlu Ditambah
Indonesia U19 Kalah 01 dari Australia, Erick Thohir Soroti Jam Terbang Pemain.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN- Sat Reskrim Polres Dairi berhasil mengungkap teka - teki kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Sumbul Karo Desa Palding Jaya Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi.
Kejadian ini sempat viral di media sosial dan mendapat perhatian dari publik usai korban, WG yang mengaku dibegal oleh 3 orang, dan mengalami kerugian mencapai Rp 300 juta.Baca Juga:
Namun, kasus ini hasil rekayasa dari WG. Dirinya ternyata bukan korban begal, melainkan pelaku penggelapan uang. Duh!
Dalam konferensi pers, Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan mengatakan bahwa WG ternyata menggelapkan uang milik perusahaan tempatnya bekerja sebesar Rp 297 juta, dan menggunakannya untuk bermain judol alias judi online.
Baca Juga:
"Tersangka mendapat arahan dari pimpinannya untuk membayar pajak bumi bangunan PT tempatnya bekerja, namun uang tersebut ternyata digunakan bermain judi online," ujar Kapolres Dairi. Rabu (10/06/2026).
Awalnya WG mengaku sudah dibegal oleh 3 orang, dan sempat melakukan pemukulan dengan balok kayu ke arah wajahnya. Sejumlah harta benda milik WG dibawa kabur oleh 3 pelaku fiktif itu.
WG mengklaim para pelaku membawa kabur uang perusahaan sebesar Rp297 juta yang disimpan dalam tas bersama laptop dan telepon genggam miliknya.
Tak hanya itu, WG juga melaporkan sejumlah barang berharga lain turut hilang, antara lain buku tabungan, telepon seluler, dompet berisi uang tunai, dokumen pribadi, hingga perhiasan emas. Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp343,49 juta.
Namun, dalam hasil penyelidikan pihak Kepolisian menemukan beberapa kejanggalan.
Salah satunya terdapat bercak darah di sebuah batu.
Bahkan, petugas juga menemukan tas milik WG di aliran sungai Lae Renun.
"Tas yang awalnya disebut dirampok oleh pelaku, namun berhasil ditemukan di aliran Sungai Lae Renun yang berisikan 1 buah laptop, dan beberapa ponsel," kata Kapolres seperti dikutip dari postingan anonim Facebook @Polres Dairi, pada Kamis 11 Juni 2026.
Tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Dairi dan Polsek Tigalingga juga menemukan adanya kejanggalan pada aliran transaksi bank milik WG.
Uang ratusan juta tersebut ternyata sudah ditransfer oleh WG ke beberapa bank miliknya, dimana uang tersebut ternyata berasal dari atasan WG diperusahaan, yang seharusnya digunakan untuk membayar pajak bumi dan bangunan.
Drama perampokan tersebut akhirnya terbongkar, dan WG pun mengakui perbuatannya.
Dirinya mengaku uang itu sudah digunakan untuk membayar judi voucher, setelah admin judi voucher di Facebook undian Berhadiah88.
"Tersangka kemudian menggunakan kembali uang tersebut untuk bermain judi online, dan berharap bisa meraup keuntungan kembali, " kata Kapolres.
Karena uang itu sudah habis tak bersisa, WG pun memutuskan untuk pergi kerumah orangtuanya. Namun, dalam perjalanan WG menabrak sebuah gubuk, dan menyebabkan kerusakan pada sepeda motor dan mengalami luka pada bagian wajah.
Usai kecelakaan, timbul niat WG untuk memanipulasi bahwa seolah - olah dirinya menjadi korban begal agar perbuatannya tidak diketahui. Bahkan, WG sempat memukul wajahnya dengan kayu agar terlihat seperti korban pembegalan.
Atas perbuatannya, WG kini harus mendekam di sel tahanan Polres Dairi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolres pun meminta kepada masyarakat untuk tidak mencoba bermain judi online, meskipun dengan iming - iming mendapat keuntungan yang besar.
"Ini menjadi pengingat kita semua bahwa judi online dapat merusak hidup bahkan lingkungan sekitar kita. Jangan mudah tergiur untuk mendapat keuntungan yang berlipat ganda dalam waktu singkat," tutup Kapolres.
Hadir di sana Waka Polres Dairi Kompol Diarma Munthe, Kasat Reskrim Polres Dairi Akp Wilson M. Panjaitan, Kasi Humas Polres Dairi Akp Syahril Ramadhan, Kapolsek Tigalingga Iptu Parlindungan Lumban Toruan.***
Indonesia U19 Kalah 01 dari Australia, Erick Thohir Soroti Jam Terbang Pemain.
Sport satu jam lalu
Rekayasa pembegalan di Jembatan Lae Renun, Kabupaten Dairi dibongkar kepolisian setempat. Korban bukannya dibegal tapi kalah judol.
Sumut satu jam lalu
Pria di India Bawa Bungkusan Berisi Kepala Sang Istri ke Kantor Polisi.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Aksi Demonstrasi &ldquoStop MBG dan Turunkan BBM&rdquo Diperkirakan Diikuti 1.500 Massa di Bundaran HI.
Peristiwa 2 jam lalu
Terbukti Curi Kotak Infak Masjid, Ronni Tarigan Divonis 2,5 Tahun Penjara.
Kriminal 2 jam lalu
Timnas Indonesia U19 vs Australia U19 Gol Menit Akhir Pupuskan Harapan Garuda Muda ke Final
Sport 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas SDABMBK Kota Medan, Fakhrul, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bim
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution menyoroti masih terjadinya kelangkaan minyak goreng di Sumut. Pad
Bisnis 3 jam lalu
Bais TBA dan Polda Sumut Putus Jalur Laut Pengiriman PMI Ilegal.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Pemerintah Kabupaten/Kota segera menyelesaika
Medan 3 jam lalu