Kapolres Tanjungbalai Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam I/BB di Makodim 0208/Asahan
Kapolres Tanjungbalai Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam I/BB di Makodim 0208/Asahan.
Sumut 35 menit lalu
Sejumlah pekerja di seputaran pasar, kepada POSMETRO MEDAN mengatakan, api muncul pertama kali diduga dari arah pajak pagi Lorong I. Tepatnya, dari kios-kios dekat kamar mandi bahagian tengah. Dari situ, api kemudian menjalar cepat lantaran kios-kios secara keseluruhan berbahan dari kayu yang mudah terbakar.
Kepala Pemadam Kebakaran Kota Siantar, Hery Oktrarizal, mengaku langsung menunjukkan 6 unit mobil pemadam kebakaran. Selisih hitung menit setelah mendapat laporan. "Kita langsung gerak cepat. Sebanyak 6 unit langsung ke lokasi sesaat menerima laporan kejadian kebakaran," kata Oktarizal. Namun setibanya di lokasi sambung Oktarizal, tim mengalami kendala menjangkau titik api. Sebab akses masuk ke lokasi sulit ditembus.
Salah seorang pengunjung pasar, Mince br Siboro, tak membantah jika lokasi kebakaran begitu padat saat kejadian. Dirinya yang setiap hari berbelanja di Pajak Pagi, harus berjalan sejauh 1 kilometer karena becak barang yang dibawanya tak bisa menembus kerumunan warga dan parkir kendaraan yang sembarangan.
"Wah, cepat kali rame. Jam segitu memang lagi rame-ramenya. Sampe pagi biasa itu memang. Apalagi ada kebakaran. Makin rame. Aku pun tak bisa bawa becakku ke dekat Lorong 1 itu," katanya.
Menurut warga sekitar, kejadian itu membuat seluruh akses dari dan menuju Pasar Dwikora, sulit ditembus. Baik itu dari Jalan SM Raja, Ade Irma, Jalan Persatuan mau pun Rajawali.
"Dari empat sisi itu tak bisa kita bawa kendaraan lagi. Terpaksa jalan kaki kita waktu kejadian tadi malam," papar Siregar, pedagang ikan. Menurut Siregar, Pajak Ikan Parluasan terbebas dari kobaran api setelah petugas pemadam berhasil menyelesaikan tugasnya. "Apinya gak sampe ke lapak pajak ikan bang. Di sana aja di arah pasar pagi yang jualan pecah belah, pakaian dan sayuran. Di arah lorong satu," ungkapnya.
Terpisah, Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, lewat Kadis Kominfo Johanes Sihombing SSTP MSi, langsung menyikapi musibah tersebut dengan merumuskan hal-hal yang perlu dilakukan dalam tanggap darurat di tahap awal. "Tentu awal-awal ini kita rumuskan dulu mengenai tanggap daruratnya. Dan sudah dipersiapkan langkah lanjutannya bang. Nanti akan kita rumuskan bersama untuk langkah perbaikan dan lainnya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan," papar Johanes.
Sampai sore hari, sejumlah pemilik kios yang menjadi korban kebakaran, masih terlihat mengais puing-puing reruntuhan bangunan kios. Berharap bisa menemukan barang yang masih bisa diselamatkan. "Habis semua. Gak ada yang selamat," ujar boru Purba, pedagang kain. (ung)
Kapolres Tanjungbalai Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam I/BB di Makodim 0208/Asahan.
Sumut 35 menit lalu
Kwarcab dan Baznas Asahan Bantu Biaya Pengobatan Istri Penjaga Kantor Pramuka.
Sumut 42 menit lalu
Kapolres Tanjung Balai Pimpin Upacara Sertijab Kasatbinmas dan Kasiwas.
Sumut satu jam lalu
Inovasi ECOUlos Pemkab Taput Ubah Limbah Pertanian Jadi Wastra Berkelanjutan dan Tingkatkan Ekonomi Penenun.
Sumut 2 jam lalu
Kapolda Sulut Pembalap Drag Race yang Tewaskan 8 Orang di Kotamobagu Berpotensi Jadi Tersangka.
Peristiwa 2 jam lalu
Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan, Rico Waas Tekankan Integritas Dan Profesional
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Deli Art Community kembali menggelar forum diskusi rutinnya di Hazza Coffe pada Jumat, 31 Juli 2026. Mengangkat tema
Medan 3 jam lalu
Usut Tuntas Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan yang Menjerat Eks Camat Medan Timur
Medan 4 jam lalu
Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII Jaga Nama Baik Kota, Bangun Jejaring, Bawa Pulang Pengalaman.
Medan 4 jam lalu
Tekab Polsek Medan Area Ringkus Residivis Curanmor, Lokasinya Dari Kawasan Jermal XV
Kriminal 5 jam lalu