Rahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian: Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai– Wali KotaBinjai, Drs. Amir Hamzah, M.AP., menegaskan komitmennya untuk membenahi data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Binjai.
Ia bahkan mengultimatum Kepala Dinas Sosial untuk menyelesaikan pendataan dalam waktu enam bulan, atau posisinya akan diganti.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Amir Hamzah saat ditemui awak media usai menghadiri acara syukuran Service iPhone Binjai di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (24/6/2025).
Baca Juga:
"Sebelumnya, banyak data penerima PKH yang tidak tepat sasaran. Ini adalah bagian dari janji politik kami untuk melakukan pendataan ulang. Ada ketidakadilan, yang tidak berhak menerima justru dapat, dan yang berhak malah tidak terdaftar," ungkap Wali Kota.
Untuk memperbaiki hal tersebut, Pemko Binjai telah melakukan audiensi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai. Wali Kota mengatakan, BPS memiliki data valid yang dapat dijadikan acuan dalam proses perbaikan.
Baca Juga:
"Saya akan panggil Kepala Dinas SosialBinjai dan beri waktu enam bulan untuk menyelesaikan persoalan ini. Kalau tidak mampu, saya ingatkan, jabatan bisa diganti," tegas Amir Hamzah.
Ia juga menambahkan bahwa pendataan yang akurat terkait penerima bantuan sosial merupakan bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat. "Ini masalah hati nurani," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas SosialBinjai, Triyono, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi wartawan. "Bentar, bang. Ada tamu ini," katanya singkat.
Di sisi lain, Sekretaris Dinas SosialBinjai, Eka Sinuraya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyatakan pihaknya sedang menjalankan proses pendataan sesuai arahan pimpinan.
"Saat ini kami sedang melakukan Muskel (Musyawarah Kelurahan) di seluruh kelurahan. Sudah berjalan di 20 kelurahan," jelas Eka.
Sebagai informasi, sistem pendataan bantuan sosial melalui aplikasi DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) saat ini sedang dalam proses transisi menjadi DTSEN (Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional), yang diharapkan dapat menyajikan data yang lebih akurat dan menyeluruh. (Oji)
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama PT.PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran Dan Pengaturan Beban Sumatera Utara me
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Batalyon Para Komando (Yonko) 463 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersa
Medan 49 menit lalu
Posmetro Medan, Binjai Pemerintah Kota Binjai secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Akhir Tahun
Sumut satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Walikota Medan Rico Waas buka sosialisasi Program Keluarga Harapan ( PKH) Medan Makmur dan Digitalisasi bantuan sosia
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, siap mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menetapkan sistem kerj
Medan 3 jam lalu
Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan telah mempersiapkan pelaksanaan kebijakan tersebut di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
Medan 3 jam lalu
Langkah berani ini pun menuai apresiasi luas, khususnya bagi jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Ruang Terbuka Hi
Medan 3 jam lalu
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap pergerakan para tersangka hingga akhirnya berhasil m
Kriminal 4 jam lalu