Pengembangan Pertanian Taiwan-Indonesia, Kunjungi Kabupaten Pakpak Bharat
PT Pengembangan Pertanian TaiwanIndonesia, Yuan Haichiang datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat.
Bisnis 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat- Seorang pria berinisial WK (29) ditangkap Polsek Pangkalan Brandan, setelah diketahui menipu keluarganya dengan mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polda Sumut.
Penipuan ini terungkap berkat laporan keluarga yang curiga terhadap aktivitas terlapor. Akibat perbuatannya, WK berhasil menggasak uang keluarga itu Rp10 juta. Selain itu, anak perempuannya telah dinikahkan secara siri dan sedang mengandung.
Kasus bermula pada Rabu, 28 Mei 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, ketika pelapor, yang merupakan menantu terlapor, merasa curiga setelah melihat video di mana WK yang sebelumnya mengaku dipanggil dinas oleh pimpinannya di Direktorat Narkoba Polda Sumut, justru terekam sedang duduk santai di sebuah warung dan minum kopi.
Baca Juga:
Kecurigaan ini makin bertambah setelah pelapor bertanya kepada saksi Siti Hajar, istri siri terlapor, mengenai status sebenarnya suaminya yang kerap meminta uang dengan alasan keperluan dinas.
Merasa ada kejanggalan, saksi Ridwan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polsek Pangkalan Brandan.
Baca Juga:
Kapolsek langsung memerintahkan Unit Fungsi dan Kanit Provos untuk mengecek dan menemui WK. Saat dimintai klarifikasi mengenai status keanggotaannya, WK mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Briptu dan berdinas di Polda Riau yang saat ini diperbantukan di Polda Sumut.
Namun, ketika diminta menunjukkan kartu anggota dan nomor registrasi personel (NRP), WK tidak dapat menunjukkannya dan mengaku tidak mengetahui NRP tersebut.
Akhirnya, WK mengaku bahwa dirinya sebenarnya adalah mantan anggota Polri yang sudah dipecat dan selama ini menipu istri, serta keluarganya dengan menyamar menggunakan identitas palsu bernama Briptu Nando Yuda Pratama.
Akibat penipuan ini, pelapor dan anak pelapor mengaku mengalami kerugian materi hampir mencapai Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Uang tersebut diberikan kepada WK dengan alasan untuk biaya dinas ke Polda Sumut dan kebutuhan kerja lainnya, yang dijanjikan akan diganti setelah gaji keluar.
Selain itu, diketahui juga anak perempuan terlapor telah dinikahkan secara siri dan sedang mengandung.
Merasa tertipu dan malu dengan masyarakat sekitar, pelapor membuat laporan resmi ke Polsek Pangkalan Brandan untuk diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak memakan waktu lama, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Ipda Heri Nalom Ompusunggu, SH, berhasil menangkap WK dan membawanya beserta barang bukti ke Mapolsek Pangkalan Brandan untuk proses penyelidikan lebih lanjut atas dugaan tindak pidana penipuan sesuai Pasal 378 KUHP.
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan, SH, MH menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius demi menegakkan hukum dan memberikan rasa keadilan kepada korban.
"Penipuan berkedok sebagai anggota Polri adalah tindakan yang merugikan masyarakat dan mencoreng nama institusi kepolisian. Kami berkomitmen untuk menindak tegas pelaku agar kasus serupa tidak terulang kembali," ujar Kapolsek. (TRG)
PT Pengembangan Pertanian TaiwanIndonesia, Yuan Haichiang datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat.
Bisnis 4 menit lalu
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengadakan program cek kesehatan gratis dalam rangkaian perayaan HUT ke23
Sumut 29 menit lalu
Terbukti menyiksa istri siri dan mengonsums narkoba, oknum Polri berpangkat Aiptu akhirnya resmi dipecat.
Kriminal satu jam lalu
Dandim 0207/Simalungun dan Kapolres meninjau pelayanan kesehatan dan trauma healing pascabencana.
Sumut 2 jam lalu
Sat Lantas Polres Pematangsiantar melaksanakan razia gabungan PKB tahun 2026 di Jalan Merdeka.
Sumut 2 jam lalu
Kanwil Kementerian Hukum Sumatera Utara memperkuat pembinaan dan pengawasan jabatan notaris
Sumut 3 jam lalu
Sosok Jampidsus Febrie Adriansyah, pemilik rumah di Sentul yang berisi emas 74 Kg kini berada di pusaran dugaan korupsi.
Profil 3 jam lalu
Bobby Nasution mengakui pelaku tambang ilegal menyetop aktivitas kalau tim penertiban datang, tapi petugas pergi mereka kembali beroperasi.
Sumut 4 jam lalu
Makin Panas !!! &lrmKejati Jawa Tengah menerima perintah untuk menyisir semua SPPG, termasuk milik Polri.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Danramil Saribudolok Dampingi Kunjungan Kerja Bupati Simalungun di Nagori Siboras, Perkuat Sinergi Bangun Pelayanan untuk Masyarakat
Sumut 4 jam lalu