Kena OTT KPK, Begini Cara Bupati Tulungagung Ngolah Duit Dari OPD
Kena OTT KPK Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar, Tapi Dapat Rp2,7 Miliar.
Inter-Nasional 41 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Ketua PSI Super Tbk Sumatera Utara HM Nezar Djoeli ST angkat bicara terkait target Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut yang hanya Rp1,7 triliun di tahun 2025 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Ia menilai, angka tersebut seperti membohongi Gubernur Sumatera Utara, sebab pada tahun sebelumnya (2024) realisasi pendapatan dari PKB sebesar Rp2,542 triliun, dan 2023 realisasinya sebesar Rp2,4 triliun lebih.
"Jadi begini, memang terjadi fenomena di Pemerintahan Sumatera Utara yang memang hari ini seluruh OPD itu melaporkan Asal Bapak Senang (ABS)," ungkap Anggota DPRD Sumut Periode 2014-2019 ini.
Baca Juga:
Dalam kaitan dengan target Pendapatan PKB, lanjutnya, Kepala Bapenda Sumut, Ardan Noor telah menyampaikan, bahwasanya hingga 30 September 2025 pihaknya telah berhasil menghimpun Rp974 miliar.
"Informasi yang disampaikan setelah pemutihan denda PKB akhirnya tercapai angka tersebut (Rp974 miliar). Di satu sisi mungkin rakyat senang. Tapi, di sisi lainnya, kita melihat target capaian itu Rp1,7 triliun dalam jangka waktu satu tahun, ini merupakan kemunduran bagi Pemerintah Sumatera Utara, atas data realisasi di tahun 2024 dan 2023. Jadi, saya harap Bapak Ardan Noor jangan membohongi gubernur (Bobby Nasution) atas realisasi Rp974 miliar yang disebabkan pemutihan denda PKB dengan target di triwulan 4 nantinya mencapai Rp1,7 triliun," sebut Nezar.
Baca Juga:
Ia juga mengakui, salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor.
"Dalam tahun 2023 realisasi pendapatan PKB sebesar Rp2,4 triliun lebih. Tahun 2024, Rp2,5 triliun lebih. Realisasi ini ya, bukan target capaian. Kenapa ini sekarang target kita menjadi Rp1,7 triliun? Apakah ada sesuatu yang disembunyikan oleh Bapenda terhadap Pak Gubernur kita? Mungkin apa yang telah dihasilkan beberapa tahun sebelumnya itu tak tersampaikan kepada Pak Gubernur. Sehingga hal ini, menurut saya, adalah hal-hal yang menyesatkan Pak Gubernur di kemudian hari nanti," ungkap Nezar.
Ia juga menyesalkan rendahnya target capaian pendapatan dari PKB yang hanya Rp1,7 triliun.
"Sekali lagi, ini merupakan suatu informasi yang menyesatkan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga nanti terlihat seolah-olah beliau telah bekerja maksimal dengan target yang rendah. Sementara, di satu sisi, Pemerintah Sumatera Utara pernah mencapai target maksimal di tahun 2023 dan 2024 dalam realisasi PKB ini," ungkap Nezar.
Ia juga meminta DPRD Sumatera Utara untuk lebih kritis dalam menyikapi hal ini.
Kena OTT KPK Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar, Tapi Dapat Rp2,7 Miliar.
Inter-Nasional 41 menit lalu
PSMS Medan Dipastikan Gagal Promosi ke Liga 1 Usai Ditaklukkan Garudayaksa FC.
Sport satu jam lalu
MTQ ke59 Kota Medan Dibuka, Rico Waas Bukan Sekadar Lomba, Tapi Syiar Dan Penguatan Nilai AlQur&039an.
Medan satu jam lalu
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 13 jam lalu
Dugaan Korupsi Dana Hibah, MD KAHMI Labuhanbatu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan.
Sumut 13 jam lalu
MBG Basi dan Bau Dihentikan, Orang Tua Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Apresiasi Ketegasan Kepala Sekolah.
Medan 13 jam lalu
Kecelakaan di Tol Tebing Tinggi&ndashIndrapura, 1 Orang Luka Berat dan 2 Luka Ringan
Peristiwa 14 jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan sukses menggelar ajang Lomba Orasi Damai 2026 Kapolrestabes Medan Cup yang berlangsung di halaman Mapolrest
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDANKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut kembali membuktikan eksistensinya. Tak hanya vokal di jalanan, KS
Medan 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat turut berpartisipasi dalam Rapat Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, SHAT PTSL,
Sumut 19 jam lalu