"Setelah kita membersihkan hati melalui tadarus dan sholat, saatnya kita membersihkan lingkungan sekitar. Gotong royong ini melatih disiplin, kerja sama, dan kepedulian sosial," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus dibiasakan selama Ramadan agar menjadi budaya positif.
Baca Juga:
"Kami ingin siswa memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari akhlak mulia. Jika ini dilakukan secara konsisten, maka karakter peduli lingkungan akan tertanam kuat dalam diri mereka," tegasnya.
Suasana kebersamaan tampak begitu hangat selama kegiatan berlangsung. Siswa saling membantu tanpa membedakan kelas maupun kelompok. Dengan pelaksanaan gotong royong pada les terakhir usai tadarusan, Sholat Dhuhaa, dan kultum ini, MTsN 1 Padang Lawas semakin meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi religius, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sesuai dengan nilai-nilai ekoteologi di bulan suci Ramadan. (rel)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar