Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT Smart
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT. Smart.
Medan 5 menit lalu
Di media sosial X, warganet ramai menyoroti wacana produksi rokok untuk kalangan menengah ke bawah. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak menyelesaikan persoalan utama, yakni tingginya konsumsi rokok di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Akun @alanabcd_ menilai rokok murah justru akan membuat masyarakat semakin sulit berhenti merokok.
Baca Juga:
"Sudah tahu orang di Indonesia yang finansial menengah ke bawah lebih memilih membeli rokok daripada bahan makanan. Kalau harga rokok dibikin murah, yang ada mereka tidak bakal berhenti merokok," tulisnya.
Baca Juga:
Akun @katamasari menambahkan bahwa banyak keluarga berpenghasilan pas-pasan yang tetap memaksakan diri membeli rokok. "Tidak sedikit penghasilan keluarga menengah ke bawah yang seharusnya bisa digunakan untuk membeli makanan bergizi atau buku bagi anak-anaknya malah digunakan untuk membeli rokok. Heran, tapi mau bagaimana lagi," cuitnya.
Jangan Dibikin Harga Murah
Akun @Ajierz berpendapat bahwa kenaikan harga dan peringatan bahaya pada kemasan rokok saat ini belum efektif menekan angka perokok.
"Rokok itu banyak mengandung zat karsinogenik. Jangan dibuat murah, karena makin murah rokok, yang membeli nanti juga anak-anak. Ketika rokok dibuat mahal saja masih banyak anak di bawah umur yang bisa membelinya," tulisnya.
Sementara itu, akun @EmmaMiruku menilai maraknya rokok ilegal menjadi salah satu alasan munculnya usulan tersebut. "Tidak heran ada anggota DPR yang mengusulkan agar pabrik rokok memproduksi rokok untuk kalangan menengah ke bawah, sebab saat ini masyarakat bawah ramai-ramai menyerbu rokok tanpa cukai alias ilegal," ujarnya.
Akun @wihayawintang meminta pemerintah lebih fokus memberantas peredaran rokok ilegal sebagai bagian dari upaya pengendalian konsumsi rokok. "Rokok ilegal marak karena perokok menengah ke bawah mencari alternatif di tengah pajak rokok yang terus naik. Bukannya berhenti merokok saja," sindirnya.
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT. Smart.
Medan 5 menit lalu
Pemkab Samosir dan PT Inalum Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Masyarakat, Bantuan Peralatan Disalurkan
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rantauprapat Ratusan pekerja sawit yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IV Regional I menggelar
Peristiwa satu jam lalu
Rico Waas Tegaskan Pembangunan 31 Puskesmas Harus Diikuti Peningkatan Pelayanan Kesehatan.
Medan 2 jam lalu
Jaga Integritas, Kanit Provos Polres Pematangsiantar Lakukan Pengecekan Ponsel Personil Bebas Judi Online dan Pinjol
Sumut 3 jam lalu
500 Hari Kasus Mengendap, Ratusan Buruh PTPN IV Kepung Polres Labuhanbatu Desak Copot Kapolres.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi melantik sejumlah Pejabat Administrat
Medan 3 jam lalu
Polsek Bangun Gunung Malela Tangkap Pelaku Curanmor Kabur ke Riau, Terungkap jual motor di blackmarket facebook.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kepala UPT Puskesmas Belawan, drg Tina Arriani MKes, beserta jajaran menyambangi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Kun
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, menetapkan tiga tersangka Percobaan penyelundupan orang, Kamis, (249/2026)
Peristiwa 5 jam lalu