Jumat, 31 Juli 2026

DAMIU yang ber-SLHS Masih 4,01 Persen, Sebanyak 50,16 Persen Diantaranya Terpapar E-Coli

P. Silalahi - Jumat, 31 Juli 2026 09:59 WIB
DAMIU yang ber-SLHS Masih 4,01 Persen, Sebanyak 50,16 Persen Diantaranya Terpapar E-Coli
relis
Desmanjon Purba (2 dari kiri).

Kata dia, selain menggunakan air isi ulang sebagai sumber air minum utama, 9,23% masyarakat Indonesia menggunakan air kemasan, sebanyak 9,60% menggunakan air perpipaan PDAM, dan sebanyak 16,35% menggunakan air sumur bor/pompa.

Baca Juga:

Berdasarkan parameter kualitas air yang memenuhi syarat berdasarkan akses aman E-Coli dengan kadar maksimum 0 CFU/100 ml, diketahui sebanyak 50,16% air isi ulang masih tercemar E-Coli, 38,69%, air kemasan tercemar E-Coli, 31,74% air perpipaan PDAM tercemar E-Coli, dan 47,17% sumur bor/pompa tercemar E-Coli, "papar dr. Then.

Baca Juga:

Aturan dan Prosedural pada DAMIU

Kemudian, Dr. dr. Then menyampaikan beberapa aturan agar jumlah DAMIU yang produksi airnya terbebas E-Coli dapat semakin meningkat.

Menurutnya, DAMIU dapat menggunakan tiga teknologi utama dalam menghasilkan air minumisi ulang.

"Yang pertama sinar Ultraviolet yaitu radiasi intenitas tinggi pelumpuh DNA bakteri dan virus; yang kedua ozonisasi (O3) yaitu oksidasi agresif perusak dinding sel mikroorganisme; dan ketiga Reverse Osmosis (RO) yaitu pemisahaan molekuler untuk memurnikan absolut," papar dia.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
AUDAMSI Konsultasikan PB Depot Air Minum ke DPMPTSP Kota Bandung
Adrian Surbakti Terpilih sebagai Ketua PD Perpamsi Sumatera Utara Periode 2025–2026
Akibat Perbaikan Jalan Onan Ganjang-Pakkat, Pelanggan Air Minum Holbung Kesulitan Air Bersih
komentar
beritaTerbaru