Jumat, 18 September 2026

DAMIU yang ber-SLHS Masih 4,01 Persen, Sebanyak 50,16 Persen Diantaranya Terpapar E-Coli

P. Silalahi - Jumat, 31 Juli 2026 09:59 WIB
DAMIU yang ber-SLHS Masih 4,01 Persen, Sebanyak 50,16 Persen Diantaranya Terpapar E-Coli
relis
Desmanjon Purba (2 dari kiri).

Kata dia, selain menggunakan air isi ulang sebagai sumber air minum utama, 9,23% masyarakat Indonesia menggunakan air kemasan, sebanyak 9,60% menggunakan air perpipaan PDAM, dan sebanyak 16,35% menggunakan air sumur bor/pompa.

Baca Juga:

Berdasarkan parameter kualitas air yang memenuhi syarat berdasarkan akses aman E-Coli dengan kadar maksimum 0 CFU/100 ml, diketahui sebanyak 50,16% air isi ulang masih tercemar E-Coli, 38,69%, air kemasan tercemar E-Coli, 31,74% air perpipaan PDAM tercemar E-Coli, dan 47,17% sumur bor/pompa tercemar E-Coli, "papar dr. Then.

Baca Juga:

Aturan dan Prosedural pada DAMIU

Kemudian, Dr. dr. Then menyampaikan beberapa aturan agar jumlah DAMIU yang produksi airnya terbebas E-Coli dapat semakin meningkat.

Menurutnya, DAMIU dapat menggunakan tiga teknologi utama dalam menghasilkan air minumisi ulang.

"Yang pertama sinar Ultraviolet yaitu radiasi intenitas tinggi pelumpuh DNA bakteri dan virus; yang kedua ozonisasi (O3) yaitu oksidasi agresif perusak dinding sel mikroorganisme; dan ketiga Reverse Osmosis (RO) yaitu pemisahaan molekuler untuk memurnikan absolut," papar dia.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Penggelapan, Tersangka Diamankan di Pancur Batu
AUDAMSI Konsultasikan PB Depot Air Minum ke DPMPTSP Kota Bandung
Adrian Surbakti Terpilih sebagai Ketua PD Perpamsi Sumatera Utara Periode 2025–2026
Akibat Perbaikan Jalan Onan Ganjang-Pakkat, Pelanggan Air Minum Holbung Kesulitan Air Bersih
komentar
beritaTerbaru