POSMETRO MEDAN- Seorang anggota kepolisian berinisial MZ (28) ditangkap setelah diduga melakukan perampokan di Toko Emas Amin Setia, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.
Terduga pelaku berhasil diamankan aparat dalam waktu kurang dari 24 jam usai peristiwa menghebohkan itu.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan penanganan perkara kini sudah diambil alih Polda Aceh.
Baca Juga:
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MZ mengakui telah melakukan aksi itu dan menyebut tekanan ekonomi sebagai motif sementara.
Meski begitu, penyidik masih terus mendalami kasus itu untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan perampokan-mertua-hingga-pesta-narkoba-di-medan/" target="_blank">tindak pidana itu, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Baca Juga:
Polisi menegaskan proses penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh.
Kasus ini berhasil diungkap melalui kerja sama tim gabungan Polres Aceh Selatan dan personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh.
Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga digunakan saat merampok.
Kini, MZ masih menjalani pemeriksaan intensif di bawah penyidik Polda Aceh. Aparat kepolisian juga terus mengembangkan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pelaku lain dalam aksi tersebut.
Polda Aceh turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus tersebut. Kepolisian menegaskan akan memproses pelaku secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa memberikan perlakuan istimewa.
Seperti diberitakan POSMETRO MEDAN sebelumnya, peristiwa perampokan itu terjadi di Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, pada Sabtu (18/7/2026) pagi.
Warga sekitar sempat dikejutkan suara letusan senjata api sebelum mengetahui telah terjadi aksi perampokan.
Hendradi Putra, selaku Keuchik Gampong Pasar,seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Sekilas Sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 21 Juli 2026 mengatakan dirinya mendengar suara letusan yang kemudian disusul kepanikan warga.
Dia mengaku tidak menyaksikan langsung aksi di dalam toko, namun sempat melihat seorang pria yang diduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor matik dengan mengenakan pakaian serba hitam dan helm berwarna putih.***
Tags
beritaTerkait
komentar