Senada dengan Rusli, Kepala Tata Usaha (KTU) PT SUJ, Ramaya Simarmata juga tidak bersedia memberikan tanggapan terkait izin yang dimiliki perusahaan diduga telah kadaluwarsa.
Mirisnya, meski telah kadaluarsa, DLH Kabupaten Labuhanbatu belum melakukan tindakan tegas atas dugaan pelanggaran itu, sebab, PMKS PT SUJ masih beroperasi hingga saat ini.
Baca Juga:
Atas adanya dugaan pelanggaran tersebut, sudah sepatutnya DLH Kabupaten Labuhanbatu memberikan sanksi tegas. Dan berpotensi pidana jika pengoperasian tanpa izin menimbulkan pencemaran lingkungan (Pasal 111 ayat (1) UUPPLH).
Baca Juga:
Sebab, dugaan mengenai izin pengolahan air limbah yang kadaluwarsa merupakan pelanggaran serius terhadap regulasi lingkungan hidup. (BS)
Tags
beritaTerkait
komentar