Sabtu, 27 Juni 2026
Dari Ramah Tamah Apdesi di Labuhan batu

Kepala Desa Ujung Tombak Berhadapan Langsung dengan Masyarakat

Evi Tanjung - Rabu, 13 Mei 2026 14:26 WIB
Kepala Desa Ujung Tombak Berhadapan Langsung dengan Masyarakat
ist
Temu ramah bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Labuhanbatu, di Gedung Sopo Toba, Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Posmetro Medan, Labuhanbatu-Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita menegaskan para kepala desa merupakan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Menurutnya peran strategis desa sangat penting dalam keberhasilan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat acara temu ramah bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Labuhanbatu, di Gedung Sopo Toba, Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (12/5/2026).

Bupati Maya juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu memandang APDESI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis dan kawan seiring dalam mewujudkan visi "Cerdas Bersinar.

Baca Juga:

Keberadaan wadah ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif guna mempercepat transformasi ekonomi dan kemandirian desa.

"Pertemuan ini bukanlah sekadar acara seremonial. Ini adalah ruang dialog untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan membahas berbagai percepatan pembangunan di desa," ujar Bupati.

Baca Juga:

Bupati juga memberikan instruksi tegas terkait tata kelola pemerintahan desa. Ia menyadari sepenuhnya bahwa kemajuan Labuhanbatu secara keseluruhan sangat

bergantung pada keberhasilan pembangunan di level terkecil, yaitu desa.

Oleh karena itu kata Maya, terdapat empat poin penting yang menjadi catatan bagi seluruh pimpinan desa, yaitu;

1. Sinergi pembangunan, yakni menyelaraskan program prioritas daerah dengan rencana pembangunan desa melalui komunikasi yang aktif.

2. Transparansi anggaran, yaitu penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) wajib dilakukan secara akuntabel dan tertib administrasi untuk menghindari persoalan hukum.

3. Inovasi desa, yaitu mendorong optimalisasi BUMDes dan potensi lokal agar desa mampu mandiri dan menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) tanpa terus bergantung pada dana pusat.

4. Pelayanan masyarakat, yaitu transformasi mentalitas dari penguasa menjadi pelayan masyarakat yang ramah, cepat dan responsif.

Lebih lanjut Bupati berpesan agar seluruh perangkat desa mulai berbenah dalam hal tata kelola keuangan. Menurutnya, pembaruan sistem keuangan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan adalah kunci utama untuk mewujudkan Good Governance di tingkat desa.

"Mari kita semua berbenah dan wujudkan tata pemerintahan yang baik. Ingat, kita adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa desa," tutupnya.

Pada kesempatan itu, Ketua APDESI Labuhanbatu, Rustam Efendi Ritonga mengajak seluruh para kepala desa se Labuhanbatu untuk mewujudkan visi misi Pemkab dalam mewujudkan Labuhanbatu cerdas bersinar membangun desa menata kota.

"Mari bersama-sama menjadi garda terdepan untuk memajukan Kabupaten Labuhanbatu, dengan mendukung visi misi bupati untuk mewujudkan Labuhanbatu cerdas bersinar membangun desa menata kota dapat terwujud," ujarnya. (BS)

Tags
beritaTerkait
Camat Bilah Hilir Berdoa Buat Kemajuan Labuhanbatu
Kajari Labuhanbatu Pimpin Sertijab Kasubbagbin, Azmi Novendri Resmi Gantikan Febby Erwan
Muhammad Nuh Nasution Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC PJS Labuhanbatu
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Janji Gulung Jaringan Kojek: Oke Kami Gass
Bupati Labuhanbatu Lantik Dewan Hakim MTQH ke-55 dan Juri FSQ ke-40
Ditemukan Mengapung 8 Km dari TKP, Pemancing yang Hanyut di Sungai Kualuh Labura Meninggal Dunia
komentar
beritaTerbaru