Menariknya, minumantradisional ini masih dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan hanya sekitar Rp5.000 per bungkus, masyarakat sudah dapat menikmati cita rasa khas Anyang Batumbuak yang sarat nilai budaya dan sejarah.
Baca Juga:
Keberadaan Anyang Batumbuak menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Minangkabau, khususnya di Kota Pariaman, masih memiliki tempat di hati masyarakat, terutama pada momen Ramadan.
Di tengah arus modernisasi, Anyang Batumbuak bukan sekadar minuman pelepas dahaga, melainkan juga simbol warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman. (RRI)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar