Minggu, 29 Maret 2026
Anak Bertengkar Sama Pacarnya, Ayah Bertindak Sadis!

Ryanvaldo Joshua Tambunan Disiksa Tanpa Ampun oleh Ayah Pacar Bersama Orang Suruhan

Administrator - Kamis, 02 Oktober 2025 14:52 WIB
Ryanvaldo Joshua Tambunan Disiksa Tanpa Ampun oleh Ayah Pacar Bersama Orang Suruhan
ist
Ryanvaldo Joshua Tambunan dipukuli dengan sadis oleh Ayah Rahel dan orang suruhan.

POSMETRO MEDAN,MEDAN - Ibu mana yang tidak menangis dan hancur hatinya saat mendapatkan anak menjadi korban penganiayaan. Apalagi, para pelaku bertindak sadis dan memiliki belas kasih meski korban menjerit dan mohon ampun karena kesakitan!

Cerita Tiur Marisi boru Simaremare (51), kepada kepada Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut), Ganda Maruhum Napitupulu, SH, MH, Kamis (02/10/2025) pagi di Medan, sangat tidak menyangka anaknya, Ryanvaldo Joshua Tambunan, menjadi korban penganiayaan.

Baca Juga:

Ryanvaldo Joshua, pemuda lajang kelahiran Medan 26 tahun lalu ini, seperti biasa, tetap menjalankan profesinya sebagai supir bus Almasar. Namun tanpa diduga, setibanya korban di terminal bus Almasar, Kabanjahe, sekitar pukul 09.00 WIB, saat akan melapor ke loket, korban dipepet seseorang yang diduga bernama Robi Sitepu. Korban langsung dipaksa untuk masuk ke dalam mobil mini bus merk Toyota Avanza.

Baca Juga:

Saat korban dipaksa masuk ke dalam mobil tersebut, korban melihat telah ada

seorang lelaki yang disebut adalah ayah Rahel. Lelaki paruh baya itu diduga

merupakan bapak dari teman wanita korban yang bernama Rahel.

Tiur Marisi boru Simaremare menuturkan, anaknya Ryanvaldo Joshua bertengkar dengan pacarnya yang bernama Rahel Sitepu.

Disebutnya, Rahel adalah seorang mahasiswi di Poltekis Medan. Ibunda korban

juga menyebut, memang sebelumnya korban ada mengirim pesan melalui WA kepada

pacarnya itu berupa makian serta ancaman.(red)

Lebih lanjut dalam pengungkapannya, ibunda korban menyebutkan, selepas dari

terminal bus Almasar, Kabanjahe, mobil yang digunakan untuk menculik korban,

dikemudikan oleh ayah Rahel. Di dalam mobil, korban ditanyai sambil dipukuli

oleh Robi Sitepu dan dibawa ke kolam pancing Tasima, Kabanjahe.

"Sesampainya di kolam pancing, korban langsung dicekik dan hempaskan ke tanah

oleh Robi Sitepu. Kemudian ayah Rahel dan Robi Sitepu mengambil bambu dan

selang dari dalam mobil yang digunakan untuk menyiksa korban. Selanjutnya

datang seorang yang dikenal bulang Rahel turut juga memukuli korban," beber

Tiur.

Ibunda korban, Tiur Simaremare juga membeberkan bahwa handphone (HP), KTP, dan

SIM milik korban, juga dirampas oleh ayah Rahel. Dia meminta pasword dan

membaca isi chat WA korban kepada Rahel untuk kemudian kembali memukuli korban.

"Meski korban telah meminta ampun kepada para pelaku, namun korban tetap

dipukuli," beber Tiur lagi.

Selanjutnya korban dibawa kembali ke loket Almasar dan sesampainya di loket

tersebut, mandor Almasar yang bernama Andri Ginting, ikut memukul sambil

merampas uang setoran sebesar 200 ribu dari kantong celana korban.

"Anak saya kembali dibawa menggunakan mobil Avanza itu melewati kolam Tasima.

Sepanjang perjalanan korban masih dipukuli. Dan di dalam mobil ayah Rahel

mengatakan kepada korban, kau kalau nggak mati, maka akan kubuang ke jurang,"

ungkap Tiur menirukan ucapan Andri Ginting.

Kemudian mobil masuk ke loket bus Sutra di Kabanjahe. Korban dibawa ke belakang

loket Sutra dan tetap mendapatkan pemukulan. Ayah Rahel mengambil balok dan

memukul kepala korban serta tangan korban yang mengakibatkan tangan korban

patah tulang.

"Setelah anak saya tergeletak tak berdaya, datanglah tiga orang dimana dua

orang berpakaian polisi dan satu orang pakaian sipil. Seorang polisi yg diduga

bernama Aipda Tarigan mengangkat korban ke dalam mobil polisi dan membawa ke

rumah sakit.

Saat dibopong, anak saya melihat polisi ada berkomunikasi dengan para pelaku. Di dalam mobil, anak saya mendengar Aipda Tarigan berbicara dengan komandannya melalui HP menanyakan apakah mau dibawa ke Polres atau ke rumahsakit. Lalu korban dibawa ke rumah sakit," ungkap ibu korban, Tiur

Simaremare.

Dijelaskan Tiur kalau saat ini anaknya sedang dirawat di RS Kabanjahe dengan

kondisi luka serius. Dan tindak penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Mapolres

Tanah Karo dengan STTPL/B/444/X/2025/SPKT/Polres Tanah Karo/Polda Sumut yang

ditandatangani Venetra Sanwelpry Tarigan. (*)

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Cowok Setubuhi Ceweknya Berkali-kali Lalu Dianiaya, Diadukan ke Polisi, Si Cowok Nyangkut
Polsek Medan Labuhan Tegaskan Penanganan Profesional Kasus Penganiayaan Sengketa Lahan
Pernah Dipidana Kasus KDRT, Leo Sembirng kini Jadi DPO Kasus Penganiayaan
Tak Terima Sering Diejek, Pria Ini Hajar Tetangganya Hingga Babak Belur
Pengakuan Ibunda Glen Dito, Korban Penganiayaan LS Cs: "Anak Saya Disterum dan Dipukuli"
Bantah Framing Negatif, Polrestabes Medan Tegaskan Kasus Penganiayaan Pelaku Pencurian Murni Pidana
komentar
beritaTerbaru