Kamis, 21 Mei 2026

Eks Direktur PTPN II Menangis Saat Pledoi di PN Medan, Klaim Hanya Jalankan Keputusan Perusahaan

Faliruddin Lubis - Kamis, 21 Mei 2026 09:35 WIB
Eks Direktur PTPN II Menangis Saat Pledoi di PN Medan, Klaim Hanya Jalankan Keputusan Perusahaan
IST
Mantan Direktur PTPN II, Irwan Perangin-angin, ketika membacakan nota pembelaan atau pledoi di hadapan majelis hakim.

"Sudah Pak Irwan, jangan menangis. Kalau tidak kuat berdiri, silakan duduk," ucap hakim dalam persidangan.

Setelah beberapa saat, Irwan kembali melanjutkan pembelaannya. Dalam bagian akhir pledoi, ia menyatakan dirinya tidak bersalah dan meminta majelis hakim memberikan putusan yang adil.

Baca Juga:

Menurut dia, siapa pun yang menjabat direktur saat itu akan mengambil langkah serupa karena keputusan yang dijalankan merupakan kebijakan perusahaan.

Kasus ini turut menyeret tiga terdakwa lain, yakni Askani, Abdul Rahim Lubis, dan Iman Subakti. Keempat terdakwa sebelumnya dituntut Jaksa Penuntut Umum selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Baca Juga:

Dalam tuntutannya, jaksa Hendri Edison Sipahutar menilai para terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam kerja sama lahan perkebunan tersebut.

Perkara ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan aset BUMN dan proses pengalihan lahan strategis yang melibatkan perusahaan swasta besar.

Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda tanggapan jaksa atas nota pembelaan para terdakwa.(erni)

Tags
beritaTerkait
Bunuh Istri karena Tolak Ngeseks, Pria Ini Dituntut 15 Tahun
Jejak WhatsApp dan Polemik SK Pokja Disorot, Hakim Jadwalkan Putusan 8 Juni
Pelaku Amati TKP Naik Sepeda Motor, Jual Perhiasan Ke Beberapa Toko
Anak Medan Mendunia, Kisah Profesor Irwandi Jaswir, Ilmuwan Halal yang Lebih Dihargai di Negeri Tetangga
Pledoi Bongkar Dugaan Carut-Marut Internal Bawaslu Kepulauan Nias, Nur Alia Minta Dibebaskan
PN Medan Tolak Praperadilan PPK & Kontraktor RS Pratama Nias, Kejari Gunungsitoli Lanjut Usut Korupsi Rp38,5 M
komentar
beritaTerbaru