Remaja 15 Tahun Ditangkap! Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Ganja dari Panyabungan ke Jakarta
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Yahdi Khoir Harahap, kembali menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilainya masih jauh dari optimal. Menurutnya, BUMD seharusnya mampu menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah, namun saat ini justru berjalan tersendat.
"Sejak lama kita mendorong agar BUMD, khususnya Dhirga Surya, segera dibenahi. Jangan sampai waktu terus berlalu tanpa ada perbaikan signifikan. Harus ada langkah konkret sebelum tahun 2026," ujar Yahdi kepada wartawan baru-baru ini.
Yahdi mencontohkan salah satu unit usaha Dhirga Surya, yakni kilang padi di Perbaungan. Ia menyayangkan peralatan modern asal Jepang yang dimiliki unit tersebut dibiarkan tak terawat dan nyaris tidak dimanfaatkan.
Baca Juga:
"Mesinnya lengkap, ada alat pengering dan penyortir padi. Jika dibiarkan rusak tanpa perbaikan, itu sama saja mengubur potensi. Padahal, dengan alat itu, beras patah bisa diminimalkan," jelasnya.
Menurut Yahdi, arah bisnis Dhirga Surya selama ini tidak fokus. Dari hotel, beralih ke travel dan pariwisata, hingga penggilingan padi, namun tak satu pun yang berjalan mantap.
Baca Juga:
"Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyehatkan bisnis terlebih dahulu. Jangan buru-buru mencari keuntungan semu. Bisnis yang sehat jauh lebih penting," tegasnya.
Politisi PAN ini juga mengingatkan hasil pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), di mana ia mengusulkan penyelamatan BUMD secara menyeluruh dengan dukungan penuh dari Biro Perekonomian.
"Sudah saya sampaikan ke Ibu Popy selaku Koordinator BUMD dan Plt Dirut bahwa proses penyehatan ini terlalu lambat. Jangan sampai di akhir masa jabatan Gubernur Bobby, BUMD kita masih dalam kondisi sakit," katanya.
Yahdi menargetkan pada 2026 arah pemulihan BUMD sudah terlihat, dan pada 2028 kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat maksimal.
"PAD kita sempit, hanya mengandalkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Setelah UU Nomor 1 Tahun 2022, opsen pajak dan pembagian ke kabupaten/kota membuat ruang fiskal kita semakin terbatas," paparnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 16 menit lalu
Wali Kota Tanjungbalai Launching Penerapan ASN BerAKHLAK, ASN Pemko Tanjungbalai Harus Memiliki Semangat "Bangga Melayani Bangsa".
Sumut satu jam lalu
Pasha Ungu Desak Polri Bertindak Promo Miras Pakai Ayat AlQuran.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Sat Binmas Polres Pematangsiantar Aksi Sosial ke Panti Sosial dan Warga Kurang Mampu.
Sumut 2 jam lalu
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 3 jam lalu
Pulang Berjualan Tak Kunjung Tiba, Penjual Tahu 73 Tahun Ditemukan Meninggal Bersandar di Motor
Peristiwa 3 jam lalu
Bupati Humbang Hasundutan Beri Semangat, Paskibraka Kabupaten Diminta Jaga Kesehatan
Sumut 4 jam lalu
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Sumut 4 jam lalu
Polsek Siantar Selatan turun mendampingi Petani Binaan Jual Jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Bisnis 5 jam lalu
2 Korban Penyerangan Bersenjata di tanjung morawa Dirawat, polisi buru pelaku.
Peristiwa 6 jam lalu