Jumat, 15 Mei 2026

Mandailing Natal di Persimpangan: Antara Emas, Hutan, Lahan dan Harapan

Oleh: Nasmaul Hamdani
Faliruddin Lubis - Senin, 17 November 2025 23:17 WIB
Mandailing Natal di Persimpangan: Antara Emas, Hutan, Lahan dan Harapan
IST/NH
Di ujung barat Mandailing Natal, di mana laut bertemu hutan dan sungai mengalir ke Samudra Hindia, terbentang Kecamatan Natal wilayah kaya sumber daya, namun juga sarat ironi.

Pemerintah Daerah: Antara Janji, Kepentingan, dan Ketidakberpihakan

Selama dua dekade terakhir, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tampak lebih sibuk mengurus citra pembangunan ketimbang memperjuangkan kesejahteraan rakyat di Pantai Barat.Kecamatan Natal yang seharusnya menjadi wajah depan Madina, karena posisinya di pesisir Samudra Hindia justru dibiarkan tertinggal dalam kebijakan dan anggaran.

Baca Juga:

Bupati silih berganti, visi pembangunan tetap klise: "Meningkatkan potensi daerah melalui investasi."

Namun di balik jargon itu, yang tumbuh bukanlah kemakmuran rakyat, melainkan gurita kepentingan antara pejabat, korporasi, dan elit lokal.

Baca Juga:

Alih-alih menata ulang tata ruang dan memastikan keberlanjutan lingkungan, pemerintah justru membuka karpet merah untuk tambang emas dan perkebunan sawit besar.

Izin-izin baru dikeluarkan tanpa audit ekologis yang transparan, tanpa kajian sosial yang melibatkan masyarakat adat dan pesisir.Status Lingkungan Hidup Daerah Madina (2024) bahkan mencatat penurunan tutupan hutan lebih dari 18% dalam satu dekade terakhir, namun tidak ada langkah korektif berarti dari pemerintah daerah.

Ironisnya, ketika rakyat menggugat atau memprotes, pemerintah lebih cepat mengerahkan aparat daripada dialog.

Lahan konflik dianggap "wilayah hukum," bukan "wilayah kemanusiaan."

Pendekatan keamanan dipilih alih-alih mediasi partisipatif, seolah-olah masyarakat sendiri adalah ancaman bagi pembangunan.

Janji kemitraan kebun plasma pun berubah menjadi paradoks.

Tags
beritaTerkait
Kejari Gunungsitoli Menang Praperadilan: Penyidikan Korupsi RS Nias Rp38 M Sah Secara Hukum
Profil Prof Dr Arida Susilowati SHut MSi Jadi Dekan Fakultas Kehutanan USU, Ini Programnya...
Jejak Pengabdian dan Doa Seorang Ayah untuk Putranya yang Kini Menjadi Kasat Reskrim Madina
Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan
PN Medan Tolak Praperadilan PPK & Kontraktor RS Pratama Nias, Kejari Gunungsitoli Lanjut Usut Korupsi Rp38,5 M
Warga Temukan Mayat Membusuk Tanpa Kepala Mengapung di Sungai Bingei
komentar
beritaTerbaru