Senin, 29 Juni 2026

Mandailing Natal di Persimpangan: Antara Emas, Hutan, Lahan dan Harapan

Oleh: Nasmaul Hamdani
Faliruddin Lubis - Senin, 17 November 2025 23:17 WIB
Mandailing Natal di Persimpangan: Antara Emas, Hutan, Lahan dan Harapan
IST/NH
Di ujung barat Mandailing Natal, di mana laut bertemu hutan dan sungai mengalir ke Samudra Hindia, terbentang Kecamatan Natal wilayah kaya sumber daya, namun juga sarat ironi.

Pemerintah Daerah: Antara Janji, Kepentingan, dan Ketidakberpihakan

Selama dua dekade terakhir, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tampak lebih sibuk mengurus citra pembangunan ketimbang memperjuangkan kesejahteraan rakyat di Pantai Barat.Kecamatan Natal yang seharusnya menjadi wajah depan Madina, karena posisinya di pesisir Samudra Hindia justru dibiarkan tertinggal dalam kebijakan dan anggaran.

Baca Juga:

Bupati silih berganti, visi pembangunan tetap klise: "Meningkatkan potensi daerah melalui investasi."

Namun di balik jargon itu, yang tumbuh bukanlah kemakmuran rakyat, melainkan gurita kepentingan antara pejabat, korporasi, dan elit lokal.

Baca Juga:

Alih-alih menata ulang tata ruang dan memastikan keberlanjutan lingkungan, pemerintah justru membuka karpet merah untuk tambang emas dan perkebunan sawit besar.

Izin-izin baru dikeluarkan tanpa audit ekologis yang transparan, tanpa kajian sosial yang melibatkan masyarakat adat dan pesisir.Status Lingkungan Hidup Daerah Madina (2024) bahkan mencatat penurunan tutupan hutan lebih dari 18% dalam satu dekade terakhir, namun tidak ada langkah korektif berarti dari pemerintah daerah.

Ironisnya, ketika rakyat menggugat atau memprotes, pemerintah lebih cepat mengerahkan aparat daripada dialog.

Lahan konflik dianggap "wilayah hukum," bukan "wilayah kemanusiaan."

Pendekatan keamanan dipilih alih-alih mediasi partisipatif, seolah-olah masyarakat sendiri adalah ancaman bagi pembangunan.

Janji kemitraan kebun plasma pun berubah menjadi paradoks.

Tags
beritaTerkait
Dihipnotis, Gelang Emas Bernilai Rp100 Juta Raib, Warga Labuhanbatu Utara Ini Cuma Bisa Menangis...
Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Siantar Ditangkap di Rumah Pendeta
Daftar Pemain Top Skor Sementara Piala Dunia 2026, Persaingan Sepatu Emas Kian Sengit
Duh! Babi Hutan Masuk Rumah dan Serang Warga di Sergai, 1 Orang Terluka
Harga Emas Antam Selasa 23 Juni 2026 Naik Rp5.000 Menjadi Rp2.673.000 per Gram
Sakit Hati, Tukang Kusuk Tewas Ditikam Suami
komentar
beritaTerbaru